Swivel
Panduan

Contoh segmentasi pasar untuk toko online, dari demografis sampai perilaku belanja

Jawaban singkat. Segmentasi pasar adalah cara membagi pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang kebutuhan dan kebiasaannya mirip, supaya produk dan penawaran bisa disesuaikan untuk tiap kelompok. Dasar yang paling umum ada empat: demografis (usia, jenis kelamin, pendapatan), geografis (lokasi), psikografis (gaya hidup dan minat), dan perilaku (cara dan kebiasaan membeli). Untuk toko online, segmentasi perilaku paling mudah dipakai, karena datanya sudah ada di riwayat pesanan: siapa yang baru beli, siapa yang sering beli, dan siapa yang lama tidak kembali.

Contoh segmentasi pasar dan segmentasi pelanggan dari data pesanan — Swivel

Apa yang biasanya muncul saat mencari "contoh segmentasi pasar"

Hasil pencarian Indonesia untuk frasa ini kebanyakan artikel definisi dan daftar contoh segmentasi per jenis produk (makanan, pakaian, kecantikan, wisata) dari blog software bisnis dan media, plus beberapa jurnal kampus yang membahas segmentasi untuk UMKM.

Contoh-contoh itu berguna untuk memahami konsepnya. Halaman ini menambahkan satu hal yang jarang dibahas: bagaimana toko online yang jualan di marketplace bisa memakai segmentasi ke pelanggan yang sudah membeli, bukan hanya ke pasar secara umum.

Apa itu segmentasi pasar

Segmentasi pasar adalah langkah pertama dari STP (segmenting, targeting, positioning): membagi pasar menjadi kelompok, memilih kelompok yang mau dilayani, lalu menentukan posisi produk di mata kelompok itu.

Tujuannya sederhana: penawaran yang sama jarang cocok untuk semua orang. Dengan segmentasi, Anda bisa memilih produk, harga, pesan, dan kanal yang paling masuk akal untuk tiap kelompok, dan tidak membuang anggaran promosi ke orang yang tidak membutuhkannya.

4 dasar segmentasi pasar dan contohnya

Demografis

Dibagi berdasarkan. Usia, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan

Contoh untuk toko online. Lini skincare terpisah untuk remaja dan untuk usia 30-an

Geografis

Dibagi berdasarkan. Kota, provinsi, iklim, kota besar vs daerah

Contoh untuk toko online. Ongkir dan promo berbeda untuk Jabodetabek dan luar Jawa

Psikografis

Dibagi berdasarkan. Gaya hidup, minat, nilai

Contoh untuk toko online. Kopi spesialti untuk penikmat manual brew, kopi praktis untuk pekerja kantoran

Perilaku

Dibagi berdasarkan. Kebiasaan beli, frekuensi, loyalitas, momen beli

Contoh untuk toko online. Pembeli pertama, pelanggan rutin bulanan, pembeli musiman saat Ramadan

Tiga dasar pertama menjelaskan siapa pembelinya. Dasar keempat menjelaskan apa yang mereka lakukan, dan untuk toko online itulah yang paling dekat dengan data yang sebenarnya Anda punya.

Contoh segmentasi pasar per jenis produk

Contoh berikut ilustrasi, bukan data pasar:

Fashion

  • Demografis: pakaian kerja untuk perempuan usia 25–35.
  • Geografis: bahan lebih tipis untuk kota-kota panas.
  • Psikografis: koleksi minimalis untuk yang suka gaya sederhana.
  • Perilaku: pembeli yang selalu menunggu koleksi baru vs pembeli yang hanya beli saat diskon.

Makanan dan minuman

  • Demografis: camilan sehat untuk keluarga dengan anak kecil.
  • Geografis: varian rasa pedas untuk daerah yang suka pedas.
  • Psikografis: produk rendah gula untuk yang sedang menjaga pola makan.
  • Perilaku: pelanggan yang membeli ulang biji kopi setiap bulan.

Kecantikan dan perawatan

  • Demografis: rangkaian perawatan untuk kulit remaja.
  • Geografis: sunscreen ringan untuk iklim tropis yang lembap.
  • Psikografis: produk tanpa pewangi untuk yang mengutamakan bahan sederhana.
  • Perilaku: pembeli yang selalu membeli ukuran refill.

Segmentasi pasar vs segmentasi pelanggan

Dua istilah ini sering tertukar:

Siapa yang dibagi

Segmentasi pasar. Seluruh calon pembeli di pasar

Segmentasi pelanggan. Orang yang sudah membeli dari Anda

Sumber data

Segmentasi pasar. Riset pasar, survei, asumsi

Segmentasi pelanggan. Riwayat pesanan sendiri

Dipakai untuk

Segmentasi pasar. Memilih target dan posisi produk

Segmentasi pelanggan. Menentukan penawaran untuk tiap kelompok pelanggan

Segmentasi pasar membantu Anda memutuskan mau menjual ke siapa. Segmentasi pelanggan membantu Anda membuat orang yang sudah membeli kembali membeli, dan biasanya lebih murah daripada terus mencari pembeli baru lewat iklan.

Perbandingan CRM penjualan dan CRM loyalty ada di CRM Indonesia.

Contoh segmentasi pelanggan dari data pesanan (RFM)

Cara yang paling umum untuk segmentasi perilaku adalah RFM (recency, frequency, monetary): kapan terakhir seseorang belanja, seberapa sering, dan berapa banyak. Dari tiga angka itu, pelanggan bisa dikelompokkan, misalnya:

Baru pertama beli

Ciri. Baru sekali belanja, baru-baru ini

Contoh penawaran. Produk pelengkap dari pesanan pertamanya

Pelanggan setia

Ciri. Sering belanja dan masih aktif

Contoh penawaran. Akses tier atau reward yang lebih tinggi, bukan diskon massal

Bernilai tinggi

Ciri. Total belanjanya besar

Contoh penawaran. Reward yang terasa eksklusif

Mulai hilang

Ciri. Dulu sering, sekarang lama tidak kembali

Contoh penawaran. Alasan konkret untuk kembali, misalnya poin yang bisa ditukar

Contoh lain cara menawarkan produk ke tiap segmen ada di cara menawarkan produk.

Masalah merchant marketplace: datanya tidak di tangan Anda

Segmentasi pelanggan butuh satu syarat: Anda harus tahu siapa pelanggannya. Di Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, atau Blibli, transaksi terjadi, tapi hubungan dengan pembeli dipegang platform. Akibatnya:

  • Pembeli yang sudah lima kali belanja terlihat sama dengan pembeli pertama.
  • Riwayat belanja satu orang tersebar di beberapa toko marketplace.
  • Tidak ada cara mengelompokkan pembeli berdasarkan perilaku, karena pembelinya anonim.

Jadi sebelum segmentasi, pembeli harus lebih dulu menjadi pelanggan yang teridentifikasi. Penjelasan lengkapnya ada di database pelanggan dan klien adalah pelanggan.

Bagaimana Swivel membantu

Swivel adalah platform loyalty untuk merchant e-commerce Indonesia, dengan aplikasi Shopify resmi:

  1. Impor pesanan. Hubungkan toko lewat aplikasi Shopify, lalu pesanan dari Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, dan Blibli masuk otomatis.
  2. Pembeli mengklaim pesanannya lewat link unik atau QR, tanpa install aplikasi dan tanpa membuat akun. Klaim membentuk profil pelanggan dengan riwayat belanja.
  3. Poin, tier, dan reward memberi pelanggan alasan untuk kembali. Lihat aplikasi membership.
  4. Segmentasi RFM dan engine otomatisasi (paket Growth ke atas) mengelompokkan pelanggan berdasarkan kapan terakhir, seberapa sering, dan berapa banyak mereka belanja.

Paket ditagih bulanan lewat Shopify, tanpa biaya per transaksi, dan bisa dibatalkan kapan saja:

  • Starter, $49/bulan: impor 1.000 pesanan/bulan, 500 klaim/bulan, database hingga 1.000 pelanggan, analytics standar.
  • Growth, $99/bulan: impor 5.000 pesanan/bulan, 2.500 klaim/bulan, database hingga 10.000 pelanggan, segmentasi RFM dan engine otomatisasi, analytics lanjutan dan akses API.
  • Pro, $199/bulan: impor, klaim, dan database pelanggan tanpa batas, forecasting dan laporan custom, integrasi custom dan webhook.

Rincian di harga. Contoh yang dipublikasikan: Kugie membangun dan menjalankan Swivel untuk Arutala Coffee, dengan 1.091 pengguna terdaftar, 18.094+ pesanan terkirim, dan 35,7% repeat purchase rate.

FAQ

Apa itu segmentasi pasar?

Cara membagi pasar menjadi kelompok pembeli dengan kebutuhan dan kebiasaan yang mirip, supaya produk dan penawaran bisa disesuaikan untuk tiap kelompok.

Apa saja contoh segmentasi pasar?

Demografis (misalnya skincare untuk remaja), geografis (promo berbeda per wilayah), psikografis (kopi spesialti untuk penikmat manual brew), dan perilaku (pembeli pertama vs pelanggan rutin).

Apa tujuan segmentasi pasar?

Supaya penawaran tepat sasaran: memilih kelompok yang paling cocok untuk produk Anda, lalu menyesuaikan produk, harga, pesan, dan kanal untuk kelompok itu.

Apa bedanya segmentasi pasar dan segmentasi pelanggan?

Segmentasi pasar membagi semua calon pembeli. Segmentasi pelanggan membagi orang yang sudah membeli dari Anda, biasanya berdasarkan riwayat pesanan.

Apa itu segmentasi RFM?

Pengelompokan pelanggan berdasarkan recency (kapan terakhir belanja), frequency (seberapa sering), dan monetary (berapa banyak). Di Swivel, segmentasi RFM tersedia di paket Growth dan Pro.

Bisakah saya mengelompokkan pembeli marketplace?

Bisa, setelah pembeli teridentifikasi. Di Swivel, pesanan marketplace diimpor dan pembeli mengklaim pesanannya lewat link unik atau QR, sehingga riwayat belanjanya terkumpul di satu profil.

Lihat demo, atau hubungi tim Swivel

Tim Swivel membantu mencocokkan Starter, Growth, atau Pro dengan volume pesanan dan kebutuhan toko Anda.

Register Now