Dalam ekosistem e-commerce Indonesia yang semakin kompetitif, terutama di platform raksasa seperti Shopee, menarik perhatian pembeli menjadi kunci keberhasilan. Salah satu taktik yang terbukti efektif adalah penggunaan fitur harga coret. Fitur ini memungkinkan Anda menampilkan diskon secara visual dari harga normal produk, menciptakan daya tarik psikologis yang kuat bagi konsumen. Namun, implementasinya tidak boleh sembarangan. Diperlukan pemahaman mendalam tentang cara membuat harga coret di Shopee, manfaatnya, serta implikasi biaya agar strategi ini tidak justru menggerus margin keuntungan Anda.
Artikel ini akan mengupas tuntas strategi harga coret di Shopee, mulai dari panduan teknis, manfaat yang bisa Anda raih, hingga perhitungan biaya komisi yang krusial untuk diperhatikan. Kami juga akan menyajikan tips praktis agar Anda dapat mengoptimalkan harga coret tanpa mengorbankan profitabilitas, serta bagaimana strategi ini dapat menjadi pintu gerbang menuju pembangunan loyalitas pelanggan jangka panjang.
Memahami Harga Coret di Shopee: Lebih dari Sekadar Angka
Harga coret di Shopee adalah fitur promosi toko yang menampilkan dua harga pada produk: harga asli yang dicoret, dan harga diskon yang lebih rendah. Tampilan ini secara instan mengkomunikasikan kepada pembeli bahwa mereka mendapatkan penawaran spesial atau potongan harga. Seperti yang diungkapkan Everpro, tujuannya adalah "untuk kasih tahu target pembeli kalau seller lagi jual produk tersebut dengan harga yang lebih murah dari harga normalnya."
Mengapa Harga Coret Begitu Efektif di Pasar Indonesia?
Konsumen di Indonesia memiliki sensitivitas harga yang tinggi dan sangat responsif terhadap diskon serta promosi. Melihat harga coret secara visual menciptakan persepsi nilai dan urgensi untuk segera membeli, seolah-olah mereka mendapatkan kesempatan yang tidak boleh dilewatkan. IDN Times bahkan menekankan bahwa dengan harga coret, "para calon konsumen akan lebih ‘melirik’ tokomu daripada toko yang menjual produk serupa lainnya karena memiliki harga yang terbilang lebih murah." Daya tarik ini semakin amplified selama event belanja besar seperti Harbolnas, Shopee Super Sale, atau Payday Sale, di mana jutaan transaksi terjadi.
Manfaat Strategis Fitur Harga Coret Shopee bagi Bisnis Anda
Menggunakan harga coret secara cerdas dapat memberikan berbagai keuntungan signifikan bagi penjual di Shopee:
1. Peningkatan Visibilitas dan Daya Tarik Produk
Produk yang ditandai dengan harga coret cenderung lebih menonjol di halaman pencarian, kategori, dan rekomendasi Shopee. Algoritma platform seringkali memberikan prioritas lebih tinggi pada produk yang sedang berpromosi, sehingga meningkatkan eksposur toko Anda di antara ribuan pesaing. Ini adalah cara efektif untuk menarik perhatian pembeli di tengah lautan produk serupa.
2. Dorongan Signifikan pada Penjualan dan Konversi
Daya tarik diskon adalah pendorong utama keputusan pembelian. Pembeli cenderung lebih cepat melakukan checkout ketika melihat potensi penghematan yang jelas. Harga coret dapat secara signifikan meningkatkan tingkat konversi penjualan Anda, mengubah pengunjung toko menjadi pembeli aktif, bahkan mendorong pembelian impulsif.
3. Peluang Cross-selling dan Up-selling yang Lebih Besar
Ketika pembeli tertarik pada satu produk diskon, mereka lebih cenderung menjelajahi produk lain di toko Anda. Ini membuka peluang emas untuk cross-selling (menjual produk pelengkap) atau up-selling (menawarkan versi produk yang lebih premium atau dengan fitur lebih). Diskon bisa menjadi "pintu masuk" bagi pelanggan untuk mengenal lebih banyak penawaran Anda.
4. Fondasi Awal untuk Loyalitas Pelanggan
Meskipun harga coret sering digunakan untuk menarik pembeli baru, pengalaman positif dengan penawaran diskon dapat berkontribusi pada loyalitas pelanggan. Pembeli yang merasa mendapatkan nilai lebih akan cenderung kembali ke toko Anda untuk pembelian berikutnya. Ini adalah langkah awal yang baik, terutama jika Anda melengkapinya dengan strategi loyalitas yang lebih terstruktur di luar marketplace.
Panduan Praktis: Cara Membuat Harga Coret di Shopee
Ada dua metode utama untuk mengimplementasikan harga coret di Shopee: melalui Shopee Seller Centre (via desktop) atau langsung dari aplikasi Shopee di ponsel Anda.
Membuat Harga Coret Melalui Shopee Seller Centre (PC/Desktop)
- Login ke Seller Centre: Akses akun Shopee Seller Centre Anda melalui peramban web.
- Akses Menu Promosi: Di panel navigasi kiri, temukan dan klik "Promosi Saya".
- Buat Promosi Baru: Pilih "Diskon" atau "Promosi Diskon" (nama menu bisa bervariasi). Kemudian, klik "Buat Diskon Baru".
- Isi Detail Promosi:
- Nama Promosi: Berikan nama yang deskriptif (contoh: "Diskon Akhir Pekan", "Promo Gajian").
- Periode Promosi: Tentukan tanggal mulai dan berakhirnya diskon. Penting untuk menjaga durasi agar tidak terlalu lama, menciptakan urgensi.
- Tipe Diskon: Pilih "Diskon Persentase" atau "Diskon Nominal".
- Minimum Pembelian: (Opsional) Anda bisa mengatur batas minimum pembelian agar diskon berlaku.
- Pilih Produk: Klik "Tambah Produk" dan pilih produk-produk yang ingin Anda berikan harga coret. Anda memiliki opsi untuk memilih secara individual atau massal.
- Atur Diskon: Untuk setiap produk yang dipilih, masukkan persentase diskon atau nominal diskon yang diinginkan. Harga setelah diskon akan secara otomatis terhitung dan ditampilkan.
- Simpan dan Aktifkan: Setelah semua pengaturan dikonfirmasi, klik "Konfirmasi" atau "Aktifkan" untuk menyimpan dan mempublikasikan promosi Anda.
Membuat Harga Coret Melalui Aplikasi Shopee (HP)
- Buka Aplikasi Shopee Seller: Pastikan Anda telah menginstal dan masuk ke aplikasi Shopee Seller di perangkat seluler Anda.
- Akses Promosi Saya: Di halaman utama, gulir ke bawah atau cari ikon "Promosi Saya".
- Buat Diskon Baru: Pilih "Diskon" atau "Promosi Diskon", lalu ketuk "Buat Diskon Baru".
- Isi Detail Promosi: Sama seperti di Seller Centre, lengkapi nama promosi, periode, dan jenis diskon.
- Pilih Produk: Ketuk "Tambah Produk" dan pilih produk mana yang ingin Anda diskon.
- Atur Diskon: Masukkan persentase atau nominal diskon untuk setiap produk.
- Simpan: Ketuk "Simpan" atau "Aktifkan" untuk menerapkan harga coret.
Analisis Biaya Penjual Shopee: Mengelola Profitabilitas Harga Coret
Meskipun harga coret sangat efektif untuk mendongkrak penjualan, penjual wajib memahami struktur biaya yang terkait agar tidak mengalami kerugian.
Komisi Platform dan Biaya Layanan yang Mengintai
Shopee mengenakan komisi penjualan dan berbagai biaya layanan (misalnya, biaya program Gratis Ongkir XTRA atau Cashback XTRA) berdasarkan harga jual produk. Perlu diingat, komisi ini umumnya dihitung dari harga jual setelah diskon. Selain itu, ada juga biaya-biaya lain seperti biaya iklan atau campaign fee yang harus Anda perhitungkan. Semakin banyak penjualan yang Anda hasilkan melalui diskon, semakin besar pula total komisi yang harus Anda bayarkan kepada Shopee.
Dampak Diskon Terhadap Margin Keuntungan Anda
Setiap persentase diskon yang Anda berikan akan secara langsung mengikis margin keuntungan per unit produk. Jika tidak dihitung dengan cermat, diskon yang terlalu agresif bisa membuat Anda menjual rugi atau hanya impas tanpa keuntungan yang berarti. Sebagai ilustrasi, jika margin keuntungan Anda hanya 20% dan Anda memberikan diskon 15%, margin bersih Anda akan menyusut drastis menjadi hanya 5%.
Pentingnya Menghitung Keuntungan Bersih Pasca-Diskon
Sebelum mengaktifkan harga coret, hitunglah keuntungan bersih yang akan Anda peroleh setelah dikurangi harga pokok produksi, biaya operasional, komisi Shopee, dan potongan diskon. Jangan hanya terpaku pada peningkatan volume penjualan, tetapi juga pada profitabilitas per transaksi. Banyak penjual seringkali melupakan biaya-biaya tersembunyi yang dapat menggerus keuntungan.
Faktanya, biaya komisi marketplace dapat secara signifikan mengurangi keuntungan Anda, bahkan setelah strategi harga coret yang sukses. Ingin tahu berapa banyak yang sebenarnya Anda belanjakan untuk komisi marketplace dan berapa potensi penghematan yang bisa Anda raih? Hitung Penghematan Biaya Marketplace Anda Sekarang →
Tips Mengoptimalkan Harga Coret di Shopee Tanpa Merugi
Agar strategi harga coret Anda tidak hanya efektif tetapi juga menguntungkan, perhatikan tips berikut:
1. Hitung Profitabilitas dengan Cermat Sebelum Menentukan Diskon
Gunakan rumus sederhana: Harga Jual - Diskon - Harga Pokok Produk - Biaya Komisi Shopee - Biaya Operasional = Keuntungan Bersih. Pastikan angka keuntungan bersih ini masih positif dan sesuai dengan target profitabilitas Anda. Pertimbangkan juga biaya promosi lainnya jika ada.
2. Seleksi Produk yang Tepat untuk Diskon
- Produk Best Seller: Berikan diskon moderat untuk mempertahankan momentum penjualan dan menarik pembeli baru. Tujuannya adalah volume, bukan margin maksimal.
- Produk Slow Moving / Stok Lama: Berikan diskon lebih besar untuk menghabiskan stok, memutar modal, dan mengurangi biaya penyimpanan.
- Produk Strategis: Pilih produk yang memiliki potensi cross-selling atau up-selling tinggi, agar pembeli juga melirik produk lain di toko Anda.
3. Manfaatkan Momen Event Belanja Shopee
Event belanja besar seperti Harbolnas, Shopee 9.9, 10.10, atau Payday Sale adalah waktu terbaik untuk menerapkan harga coret. Pada momen ini, volume pencarian dan transaksi sangat tinggi, memberikan produk Anda visibilitas maksimal dan potensi penjualan yang luar biasa.
4. Jangan Terlalu Sering Menggunakan Harga Coret
Penggunaan harga coret yang terlalu sering dapat mengurangi nilai produk Anda di mata pembeli. Mereka mungkin akan menunggu diskon berikutnya atau mulai meragukan harga asli produk Anda. Seperti yang diingatkan Ginee, diskon yang berlebihan dapat menimbulkan kecurigaan. Gunakan strategi ini secara selektif dan pada waktu yang tepat untuk mempertahankan eksklusivitas dan nilai merek Anda.
Mengevaluasi Keberhasilan Strategi Harga Coret Anda
Setelah menerapkan harga coret, evaluasi berkelanjutan sangat penting untuk mengukur efektivitasnya:
1. Monitor Perubahan Tingkat Konversi Penjualan
Perhatikan apakah ada peningkatan signifikan dalam jumlah pesanan atau rasio konversi untuk produk yang didiskon. Bandingkan data ini dengan periode sebelum diskon.
2. Analisis Ulasan dan Feedback Pembeli
Perhatikan ulasan pembeli, khususnya yang terkait dengan harga dan penawaran. Apakah mereka merasa mendapatkan nilai yang baik? Feedback ini bisa menjadi indikator keberhasilan.
3. Cek Performa Produk di Iklan Shopee (Jika Menggunakan Ads)
Jika Anda juga menjalankan iklan berbayar di Shopee, pantau performa iklan produk diskon. Apakah Cost Per Acquisition (CPA) Anda menurun, menunjukkan efisiensi promosi?
4. Hitung Keuntungan Bersih Setelah Promo
Ini adalah metrik terpenting. Bandingkan total keuntungan bersih yang Anda dapatkan selama periode diskon dengan periode normal. Apakah diskon tersebut benar-benar memberikan keuntungan yang substansial setelah semua biaya diperhitungkan?
Kesimpulan: Maksimalkan Penjualan dengan Harga Coret dan Bangun Loyalitas Pelanggan Jangka Panjang
Fitur harga coret di Shopee adalah alat promosi yang sangat ampuh untuk menarik perhatian dan meningkatkan penjualan. Dengan perencanaan yang matang, perhitungan biaya yang cermat, dan strategi implementasi yang tepat, Anda dapat memanfaatkan fitur ini untuk mendongkrak omzet tanpa mengorbankan margin keuntungan. Ingatlah untuk tidak hanya fokus pada harga, tetapi juga pada nilai produk dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.
Namun, menarik pembeli dengan harga coret hanyalah langkah awal. Untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, Anda perlu mengubah pembeli anonim di marketplace menjadi pelanggan loyal yang kembali berbelanja di toko Anda secara langsung. Di sinilah pentingnya memiliki strategi loyalitas pelanggan yang kuat. Swivel hadir untuk membantu Anda membangun database pelanggan, memahami perilaku mereka melalui analitik canggih, dan mengarahkan mereka dari marketplace seperti Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, dan Blibli, ke toko online Anda sendiri. Dengan Swivel, Anda tidak hanya memaksimalkan penjualan sesaat, tetapi juga membangun aset pelanggan yang berharga dan mengurangi ketergantungan pada komisi marketplace yang terus meningkat.
Siap membangun loyalitas pelanggan yang kuat dan mengurangi ketergantungan pada komisi marketplace? Diskusi via WhatsApp →


